3 Manfaat Kulit Biji Buah Alpukat Bagi Kesehatan Yang Jarang Diketahui  

Diposting pada

 

Siapa sih yang tidak tahu buah alpukat? Pasti semua orang tahu tentang buah yang satu ini. Buah yang bertekstur lembut ini memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat menurunkan kolesterol dan membantu menurunkan berat badan, mencegah penyakit stroke dan masih banyak lagi.

Tapi tahukah Anda, ternyata bukan hanya daging buahnya saja yang mempunyai manfaat tinggi bagi kesehatan. Daun, Biji hingga kulit biji alpukat juga memiliki manfaat bagi kesehatan.  Para ahli telah melakukan studi terhadap kulit biji buah alpukat, dan mereka menemukan bahwa biji alpukat yang biasa kita buang ternyata kulitnya memiliki manfaat yang sangat bagus untuk kesehatan.

manfaat buah biji alpukat

Manfaat Kulit Biji/Sekam Buah Alpukat untuk Melawan Virus

Dari studi tersebut, mereka menemukan bahwa sekam/kulit biji alpukat mengandung berbagai senyawa kimia yang dapat membantu membunuh virus, mengatasi masalah jantung, dan bahkan mampu mengobati penyakit kanker.

Debasish Bandyopadhyay Ph.D yang merupakan asisten peneliti dari Departemen Kimia di Universitas Rio Grande Valley di Edinburg beserta para rekan-rekannya melaporkan temuan mereka pada acara Pameran Kimia Nasional Amerika  ke 254 yang diadakan di Washington DC .

Alpukat adalah buah favorit masyarakat Amerika Serikat. Menurut pernyataan dari Departemen Pertanian A.S., konsumsi buah alpukat di negara tersebut telah meningkat dua kali lipat pada satu dekade terakhir ini, dan sekarang masyarakat Amerika Serikat memakan buah alpukat hampir empat kali lipat lebih banyak daripada pertengahan 1990an.

Mengingat banyaknya manfaat kesehatan yang terkandung dalam asupan alpukat, maka tak heran buah tersebut telah mengalami kenaikan popularitas.

Sebuah studi yang di laporkan oleh Medical News Today pada tahun 2015 sebagai contohnya, menuliskan mengenai asupan alpukat dengan tingkat kadar kolesterol jahat yang lebih rendah pada orang-orang yang memiliki masalah kelebihan berat badan atau obesitas. Sementara penelitian yang lain telah menghubungkan konsumsi alpukat dengan penurunan resiko sindrom metabolik. Tapi tentu saja studi tersebut menyebutkan manfaat alpukat yang didasarkan pada konsumsi daging alpukatnya, karena biasanya kulit dan biji buahnya di buang.

Manfaat Kulit Biji Buah Alpukat untuk Pengobatan Tumor dan Kolesterol

Namun, bagaimanapun juga studi terbaru menunjukkan bahwa ketika kita membuang sesuatu yang kita anggap tak bermanfaat, sebenarnya kita telah membuang komponen atau bagian yang paling berharga. Dr. Bandyopadhyay dan rekan-rekannya menemukan temuan mereka dengan mengumpulkan sekitar 300 sekam biji alpukat kering yang merupakan kulit yang melapisi benih / biji.

Dan dalam prosesnya, mereka menghasilkan 21 ons serbuk biji alpukat. Selanjutnya pengolahan bubuk menghasilkan tiga sendok minyak biji sekam dan hanya sekitar satu sendok teh yang merupakan lilin sekam benih. Tim peneliti kemudian menggunakan analisis spektrometri massa kromatografi untuk menentukan senyawa kimia yang ada pada minyak sekam benih dan lilin.

Pada akhirnya para peneliti mengidentifikasi terdapat 116 senyawa dalam minyak biji sekam alpukat yang banyak diantaranya bermanfaat bagi kesehatan manusia dan lebih penting lagi banyak diantara senyawa tersebut tidak ditemukan pada biji alpukat itu sendiri.

Beberapa senyawa yang menjadi perhatian khusus pada minyak sekam tersebut adalah benehyl alkohol, asam dodecanoic, dan heptacosane. Benehyl alcohol digunakan dalam pengobatan antiviral, sedangkan asam dodecanoic dikenal dapat meningkatkan kolesterol baik dan heptacosane dapat dikembanglan untuk membunuh tumor.

Manfaat Kulit Biji Buah Alpukat untuk Pengobatan Kanker dan Jantung

 

Selain itu lilin sekam biji alpukat memiliki senyawa yang biasa digunakan sebagai bahan tambahan makanan seperti butylated hydroxytoluene serta dapat digunakan untuk produk kosmetik yang meliputi bis (2-butoxyethyl) phthalate.

Sekarang mereka para peneliti berencana untuk memodifikasi beberapa senyawa kimia yang mereka temukan pada minyak sekam biji alpukat dengan tujuan untuk mengembangkan obat yang lebih aman. Dr. Debasish mengatakan bahwa bisa saja sekam/kulit biji alpukat yang dibuang karena dianggap sebagai limbah merupakan permata yang tak ternilai harganya karena pada akhirnya sekam tersebut bisa digunakan untuk mengobati kanker, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya.