Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset

Diposting pada

Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset Menggunakan headset untuk mendengarkan musik sangat nyaman jika dilakukan. Dengan menggunakan headset, musik yang didengar akan lebih jelas dan Anda bisa mendengarkan sesuai selera. Namun, mendengarkan musik dengan headset berdampak buruk bagi kesehatan. Terlalu lama mendengarkan musik dengan headset dapat memicu cidera pada telinga.

Selain memicu cidera pada telinga, terlalu lama menggunakan headset juga berdampak buruk bagi kesehatan otak yakni : otak mudah lelah dan menganggu sistem peredaran darah. Menurut penelitian, suara yang timbul dari earphone sama seperti kebisingan mesin jet ata bor pada umumnya, yakni dengan kecepatan suara 110 dB. Kebanyakan pengguna headset atau earphone mengalami gangguan pendengaran ringan, seperti tidak dapat mendengarkan suara dengan jarak tertentu. Berikut beberapa dampak buruk mendengarkan musik dengan headset yang perlu Anda ketahui.

Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset

Dampak Buruk Mendengarkan Musik dengan Headset

  1. Gangguan Pendengaran

Akibat suara yang langsung masuk ke gendang telinga, telinga akan memberikan respon yang yang buruk bagi organ-organ lain. Umumnya, dengan menggunakan headset volume suara bisa masuk 90 desibel yang menyebabkan gangguan pendengaran. Tidak hanya gangguan pendengaran saja, jika manggunakan headset dengan volume suara yang keras dan dalam jangka waktu lama juga memicu tuli permanen.

  1. Mengganggu Sistem Peredaran Darah Otak

Selain menganggu pendengaran, menggunakan headset terlalu keras dapat mengganggu sistem peredaran darah pada otak. Anda akan terasa pusing dan mudah lelah. Hal ini juga dapat mempengaruhi mood dan kondisi seseorang. Gunakanlah headset dengan volume suara standar dan jangan terlalu sering menggunakan headset jika tidak begitu penting.

  1. Kerusakan Pendengaran Secara Permanen

Gaya hidup merubah pola pikir manusia. Sebagian anak muda atau remaja lebih sering menggunakan headset untuk hiburan. Riset telah membuktikan bahwa remaja lebih banyak yang mengalami kerusakan telinga akibat penggunaan headset secara berlebihan. Gunakan headset maksimal 2 jam dalam untuk menghindari gangguan pendengaran secara permanen.

  1. Infeksi Telinga

Penggunaan headset juga memicu infeksi pada telinga, terutama jika menggunakan headset secara bergantian. Hal ini dapat menyebabkan masuknya bakteri ke dalam telinga, akibat berganti-ganti dalam penggunaan headset. Sebaiknya bersihkan terlebih dahulu headset Anda jika setelah dipakai oleh orang lain. Usahakan juga bersihkan headset dari debu yang menempel.

  1. Nyeri Dalam Telinga

Umumnya sebagian besar orang pernah mengalami nyeri pada telinga. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak hal, yakni volume suara yang terlalu keras dan efek salah dalam membersihkan telinga. Jika Anda telah mengalami nyeri pada telinga, hentikanlah penggunaan headset secara berlebihan. Atau Anda dapat mengecilkan volume suara jika mendengarkan musik dengan menggunakan headset.

Menggunakan headset memang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Namun, dampak buruk tersebut bisa diatasi dengan mengurani penggunaan headset secara berlebihan dan menjaga kebersihan headset. Gunakan headset jika perlu saja. Semoga Bermanfaat.