Bahaya Infeksi Kandung Kemih Bagi Ibu Hamil

Infeksi Kandung Kemih Pada Ibu Hamil, Kenali Bahayanya!

Diposting pada

Penyakit.id – Penyakit infeksi kandung kemih alias ISK  biasanya lebih sering menyerang para perempuan dibanding laki-laki. Penyebabnya karena pada perempuan ukuran saluran uretra menuju kandung kemih pada wanita lebih pendek. Sehingga peluang atau kecenderungan bakteri untuk bisa naik dan menginfeksi daerah tersebut menjadi lebih besar.

Berita jeleknya, penyakit infeksi kandung kemih ini malah sering ditemukan pada ibu yang sedang hamil. Hal ini disebabkan oleh pembesaran dari rahim yang menekan kandung kemih saat janin sedang tumbuh. Hal ini akan menyebabkan penyumbatan urine yang berujung pada masalah ISK. Tentu saja ini tidak hanya membuat rasa tidak nyaman bagi sang ibu namun mengancam keselamatan calon bayi.

Bahaya Infeksi Kandung Kemih Bagi Ibu Hamil

Gejala ISK Pada Ibu Hamil

Untuk bisa mengetahui apakah yang sedang dialami ibu hamil tersebut penyakit ISK, maka berikut gejala yang sering muncul yaitu:

  • Ibu hami akan merasa lebih sering ingin buang air kecil (kebelet).
  • Merasakan nyeri sebelum, sesaat atau setelah buang air kecil.
  • Merasakan kram pada perut di bagian bawah, bagian punggung dan adanya rasa seperti nyeri terbakar.
  • Urin yang berubah warna menjadi lebih keruh dan juga mengeluarkan bau tidak sedap.
  • Nyeri pada bagian punggung.
  • Sering merasakan mual hingga muntah.

Bagaimanakah Bahaya ISK Pada Ibu Hamil?

Bayi yang lahir prematur adalah salah satu bahaya yang bisa dihasilkan oleh infeksi kandung kemih pada ibu hamil ini. Ibu hamil akan meningkatkan resiko bahaya bagi bayi yang dikandungnya jika mengalami masalah infeksi di dalam tubuh mereka. Hal ini berhubungan dengan produksi prostaglandin yang akan diproduksi oleh tubuh selama terjadi peradangan.

Sayangnya, rahim akan ikut terpicu untuk berkontraksi jika mendapatkan ransangan dari banyaknya prostaglandin. Dan kontraksi ramih yang terjadi akan memicu kelahiran abnormal (prematur) yang seharusnya belum terjadi.

Cara Pencegahan ISK Pada Ibu Hamil

Mengingat risiko yang ditimbulkan ketika ibu hamil mengalami ISK sangat berbahaya bagi calon bayi, maka sangat disarankan untuk melakukan pencegahan. Berikut beberapa tindakan pencegahan yang bisa dilakukan:

1. Meminum Air Lebih Banyak

ISK bisa dengan alami disembuhkan dengan banyaknya kita mengkonsumsi air minum. Ini tentu saja menghindarkan sang ibu hamil dari masalah dehidrasi. Bakteri yang tumbuh lebih banyak ketika ISK terjadi akan mudah dibuang ketika ibu selalu ingin buang air kecil akibat banyak minum tersebut. Jadi, saat anda hamil upayakan untuk tetap meminum air setidaknya 8 gelas setiap hari.

2. Pastikan Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

Ibu hamil sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup, ini tidak hanya menghindari masalah ISK tapi juga baik untuk perkembangan janin. Sistem pertahanan tubuh juga akan semakin kuat jika ibu mengkonsumsi zinc, vitamin c dan beta karoten.

3. Hindari Menahan Buang Air Kecil

Apapun alasannya, sebaiknya ibu hamil tidak menunda rasa ingin buang air kecil mereka. Karena hal ini akan menyebabkan masalah ISK yang berbahaya bagi pertumbuhan janin nantinya. Usahakan untuk membuang urine sampai selesai agar nantinya tidak ada bakteri yang masih bersarang didung kemih.

4. Jaga Kebersihan

Hal ini adalah pencegahan yang sangat dianjurkan. Jangan lupa untuk membilas area intim dengan cara yang benar. Jangan membilas dari arah belakang ke depan, karena akan memudahkan bakteri E.coli untuk masuk. Keringkan juga area intim setelah membilasnya dengan air bersih.

Jangan menggunakan celana dalam yang terlalu ketat, usahakan menggunakan jenis yang terbuat dari bahan katun. Ini akan lebih mudah menyerap keringat dan tidak membuat area intim sang ibu menjadi lembab. Ganti celana dalam setidaknya 2 kali sehari. Sangat mudah bukan? Hanya perlu pola kebiasaan yang baik agar ibu hamil terhindar dari bahaya ISK tersebut.

Loading...