otitismedia

Otitis Media : Penyebab, Simptom dan pencegahan

Diposting pada

Otitis media adalah ialah peradangan sebagian atau seluruh mukosa telingah tengah, tuba eustachius, antrum mastoid dan sel-sel mastoid. Banyak ahli membuat pembagian dan klasifikasi otitis media. Secara mudah, otitis media terbagi atas otitis media supuratif dan otitis media non supuratif (=otitis media serosa, otitis media sekretoria, otitis media musinosa, otitis media efusi/OME). Masing masing golongan mempunyai bentuk akut dan kronis, yaitu otitis media supuratif akut (otitis media akut = OMA) dan otitis media supuratif kronis (OMSK/OMP). Begitu pula otitis media serosa terbagi menjadi otitis media serosa akut (barotraumas = aerotitis) dan otitis media serosa kronis. Perubahan mukosa telinga tengah sebagai akibat infeksi dapat dibagi atas 5 stadium

Stadium OMA

  • Stadium oklusi tuba eustachius
  • Stadium hiperemis
  • Stadium supurasi
  • Stadium perforasi
  • Stadium resolusi

otitismedia

Gambar : Perbandingan Telinga Normal dengan Penderita Otitis Media

 

Simptom dan Gejala Penyakit :

Gejala klinik OMA bergantung pada stadium penyakit serta umur pasien. Pada anak anak yang sudah dapat berbicara keluhan utama adalah rasa nyeri dalam telinga, keluhan disamping suhu tubuh yang tinggi. Biasanya terdapat riwayat batuk pilek sebelumnya. Pada anak yang lebih besar atau pada orang dewasa, selain rasa nyeri terdapat pula gangguan pendengaran berupa rasa penuh di telinga atau rasa kurang dengar. Pada bayi dan anak kecil gejala khas OMA ialah suhu tubuh tinggi dapat sampai 39,5 C (pada stadium supurasi), anak gelisah dan sukar ridur, tiba tiba anak menjerit waktu tidur, diare, kejang-kejang dan kadang-kadang anak memegang telinga yang sakit. Bila terjadi rupture membrane timpani, maka secret mengalir keliang telinga, suhu tubuh turun dan anak tertidur tenang.

 

Diagnosa Penyakit :

Diagnosa penyakit berdasarkan dari gejala klinis yang disebutkan diatas, disertai dengan adanya pemeriksaan luar dan dalam telinga, hasil pemeriksaan berdsarkan dari stadium OMA pada pasien.

 

 

Patologi Penyakit

Kuman penyebab utama OMA adalah bakteri piogenik, seperti streptokokus hemolitikus, stafilokokus aureus, pneumokokus. Selain itu kadang kadang ditemukan juga streptokokkus anhemolitikus, proteus vulgaris dan pseudomonas aurugenosa. Hemofilius influenza sering ditemukan pada anak yang berusia dibawah 5 tahun.

 

Pengobatan:

Pengobatan OMA tergantung pada stadium penyakitnya :

  • Stadium oklusi tuba eustachius

Obat tetes hidung. HCL efedrin 0,5 % dalam larutan fisiologik atau HCL efedrin 1%

  • Stadium hiperemis

Antibotika, obat tetes hidung, analgetika. Ampisilin dosis 50-100 mg/KgBB per hari pada anak anak

  • Stadium supurasi

Antibiotika, miringotomi

  • Stadium perforasi

Obat cuci telinga H2o2 3 % selama 3-5 hari serta antibiotika yang adekuat.

  • Stadium Resolusi

Maka membrane timpani berangsur normal kembali, secret tidak ada lagi dan perforasi membrane timpani menutup.

Incoming search terms:

  • gejala otitis media efusion
  • otitis media suporatif itu penyakit apa
  • pencegahan otitis media
  • penyakit otitis media